SMS ke 9818 ketik KOMODO, Rp. 0/sms Xl, Tsel, ISAT

pengaruh tv pada anakDisamping adanya segi positif tayangan televisi, ternyata televisi juga bisa berdampak negatif pada anak-anak kita dirumah. Tayangan yang seharusnya hanya diperuntukkan buat orang dewasa bisa bebas dilihat oleh anak-anak.

Sinetron banyak menayangkan kekerasan, hubungan percintaan berlainan jenis, bahkan mistik. Makanya tidak heran lagi kalau anak SD, sudah biasa membicarakan pacar, jatuh cinta, tipu menipu sampai berkelahi dikelas. Sebagian besar hal buruk itu dipengaruhi oleh tayangan televisi.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi dampak buruk televisi pada anak? Berikut ini saya berikan tips untuk mengatasi atau paling tidak mengurangi dampak buruk televisi pada anak.

  • Jadwalkan waktu menonton anak-anak anda. Misalnya waktu menonton anak diberikan pada jam-jam tertentu saja.
  • Batasi waktu menonton, misalnya cukup satu atau dua jam saja dalam sehari.
  • Seleksi tayangan televisi untuk anak anda. Atau selalu dampingin anak anda saat menonton acara tertentu.
  • Berilah komentar atau informasikan kepada anak jika ada tayangan kekerasan, mistik atau percintaan atau tayangan yang tidak sesuai pada anak.
  • Kalau perlu, ijinkan anak hanya pada tayangan yang diperuntukkan buat anak saja.
  • Ciptakan acara nonton bersama, jangan biasakan anak menonton televisi sendirian.
  • Sediakan CD atau DVD film anak yang mendidik sekaligus menghibur, sebagai pengganti acara televisi yang tidak bermutu.
  • Ciptakan acara rutin, cerita sebelum tidur dengan tokoh favorit anak.
  • Jika seluruh keluarga lebih banyak diluar rumah atau anak memang susah untuk dikendalikan dalam menonton, hilangkan atau hapus chanel televisi yang banyak menayangkan acara tidak bermutu dan berdampak buruk pada anak anda. Ini adalah jalan terakhir untuk melindungi anak dari pengaruh buruk televisi.

Sumber : dari berbagai sumber.

Tips:

bisnis pulsa murah

5 Responses to “Mengatasi Pengaruh Buruk TV pada Anak”

  1. iya nich …

    sebenernya anak – anak di berikan waktu yang cukup untuk menonton tv

    tapi jangan di ajarkan anak – anak untuk menonton sinetron dll

    karena itu tidak mendidik …

    lebih baik anak – anak di berikan acara yang mendidik ….

    memang tv adalah jendela dunia … tapi anak – anak tidak perlu menonton hal – hal yg tidak berbau pendidikan

    Thankz
    _RAka_

  2. susahnya disitu om.kadang anak2 ikut nonton juga acara-acara yg kurang mendidik. skr aja dah bnyk sinetron yg kurang mendidik.

  3. ini nih paling susah dilakukan apalagi kalo si anak lagi di tinggal terus dititipkan ama keluarga ato pun pada tentangga ( pengalaman pd saat ditipin anak) mereka kadang2 lebih bebas ketimbang ama orang tuanya sehingga yg ditipin jdnya kelabakan klo dilarang entar dilaporin yg engak2 (susah deh)….

  4. info begini yang sangat berguna nie ;)

  5. Ini memang yang aga’ susah… kontrol dan penerapan disiplin memang harus dari semua pihak. Ayah, Ibu bahkan pembantu sekalipun harus menjalani aturan yang telah disepakati dalam keluarga.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>