Gejala :
Batuk berdahak selama tiga minggu atau lebih, batuk dengan dahak yang mengandung darah, demam ringan, badan lemah, berat badan turun, nafsu makan berkurang, sering berkeringat pada malam hari.
Pencegahan :
Bagi penderita TB Paru, minum obat secara teratur sampai selesai, menutup mulut waktu bersin atau batuk, tidak meludah di sembarang tempat, meludah di tempat yang kena sinar matahari atau di tempat yang diisi sabun atau karbol.
Bagi keluarga, jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur, buka jendela lebar-lebar agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, kuman TBC akan mati jika terkena sinar matahari. Pencegahan lain yaitu dengan imunisasi BCG pada bayi dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi. Hindari kontak dengan penderita.
Tindakan :
Periksa dahak ke laboratorium, minum obat teratur sesuai petunjuk, menghabiskan obat sesuai dengan waktu yang ditentukan, makan makanan bergizi.
Sumber :
Din Kes DKI Jakarta
Maj. Sehat Plus, Okt 05
Tips: Mengatasi Tuberkulosa



































































November 12th, 2008 at 8:44 am
TBC emang bahaya. Soalnya menular, satu kena biasanya sekeluarga juga kena. Tips-nya bagus, top2.
November 12th, 2008 at 9:18 am
Apa penyebab TBC, apakah karena lingkungan yang tinggi polutan atau karena kondisi pisik yang rentan akibat kekurangan nutrisi
Nice tips….en salam silaturahmi dari saya
visit me in http://www.kafelelaki.blogspot.com
November 12th, 2008 at 10:14 am
wah… jadi kayak dokter nih… jadi pinteyyy… he..he..
November 12th, 2008 at 10:34 am
dibaca dan dipahami dulu ah
November 12th, 2008 at 7:08 pm
ooowwhhh gitu ya…. (manggut-manggut)
November 19th, 2008 at 12:24 am
jadi sebenernya TBC itu bisa disembuhin, kan?