<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tips Menghadapi Suami, Istri atau Pasangan Selingkuh</title>
	<atom:link href="http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/</link>
	<description>Tips for Family</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 02:14:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: seraphine</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-1026</link>
		<dc:creator>seraphine</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 09:57:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-1026</guid>
		<description>aku baru saja mengalami dan seketika runtuh dunia yg aku pijak 
tdk tau harus bagaimana 
kl bs pengen bunuh diri cm blom di coba soalnya takut gagal kan malu 
setidaknya kl aku lakukan dgn rencana yg matang
apalagi dia mengajak pisah saat ketahuan ...........sungguh sakit sekali hati ini ....
sungguh aku gak sanggup berpisah dengannya 
apa yg harus aku lakukan ?selain doa doa dan doa dan berpuasa 
tolong akuuuuu harus bagaimana 
hilang sudah segalanya bagiku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku baru saja mengalami dan seketika runtuh dunia yg aku pijak<br />
tdk tau harus bagaimana<br />
kl bs pengen bunuh diri cm blom di coba soalnya takut gagal kan malu<br />
setidaknya kl aku lakukan dgn rencana yg matang<br />
apalagi dia mengajak pisah saat ketahuan &#8230;&#8230;&#8230;..sungguh sakit sekali hati ini &#8230;.<br />
sungguh aku gak sanggup berpisah dengannya<br />
apa yg harus aku lakukan ?selain doa doa dan doa dan berpuasa<br />
tolong akuuuuu harus bagaimana<br />
hilang sudah segalanya bagiku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: helen</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-1025</link>
		<dc:creator>helen</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 05:53:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-1025</guid>
		<description>Aku juga pernah mengalaminya dan rasanya hati ini tidak bisa dibawa kompromi utk memaafkannya. Karena percaya tidak ada yang bisa menyelesaikan ini selain berserah diri kepadaNya, aku ambil keputusan utk tdk menceritakaannya pada siapapun selain berbicara pada Tuhan untuk turut ambil bagian menyelesaikan masalah ini. Setelah 5 bulan melakukan perselingkuhan dan aku pernah mengingatkannya utk memilih mana yg terbaik baginya (keputusan aku serahkan ke dia) akhirnya dia kembali padaku dan anak-anak dan tidak tergoda lagi dgn sms dan panggilan atas nama perempuan selingkuhannya yg gencar datang setiap hari. sampai saat ini telah berlalu tiga tahun Puji Tuhan, ternyata nggak ada yg bisa mengalahkan pekerjaan Tuhan atas kembalinya suami pada keluarga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku juga pernah mengalaminya dan rasanya hati ini tidak bisa dibawa kompromi utk memaafkannya. Karena percaya tidak ada yang bisa menyelesaikan ini selain berserah diri kepadaNya, aku ambil keputusan utk tdk menceritakaannya pada siapapun selain berbicara pada Tuhan untuk turut ambil bagian menyelesaikan masalah ini. Setelah 5 bulan melakukan perselingkuhan dan aku pernah mengingatkannya utk memilih mana yg terbaik baginya (keputusan aku serahkan ke dia) akhirnya dia kembali padaku dan anak-anak dan tidak tergoda lagi dgn sms dan panggilan atas nama perempuan selingkuhannya yg gencar datang setiap hari. sampai saat ini telah berlalu tiga tahun Puji Tuhan, ternyata nggak ada yg bisa mengalahkan pekerjaan Tuhan atas kembalinya suami pada keluarga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dokter Budi</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-1021</link>
		<dc:creator>Dokter Budi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 03:05:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-1021</guid>
		<description>Begini,

Mendapati pasangan selingkuh itu sengaja ditunjukkan oleh Allah SWT dengan maksud tertentu yang pasti baik. Karena itu, response kita yang baik adalah sebagai berikut:

1. Berterimakasih kepada Allah SWT karena sudah ditunjukkan kebenaran.

2. Mohon selalu ditunjukkan jalan terbaik untuk mengatasi masalah yang agak rumit ini.

3. Hati yang sedang tidak berpihak kepada kita (tetapi kepada selingkuhannya) sulit ditaklukkan dengan kata-kata kasar dan debat sengit, jadi coba KENDALIKAN LEBIH DAHSYAT EMOSI kita. Bertambahhalusnya budi pekerti adalah nilai tambah di mata Allah SWT dan tentu saja DIA tidak akan membiarkan Anda menderita karena suami. Allah SWT akan tunjukkan jalan terbaik karena &quot;prestasi&quot;-mu ini, bisa lewat suami yang sadar, atau jalan lain yang terbaik buatmu.

4. Inget: Hati manusia itu berada di antara JEMARINYA Allah SWT. Jadi selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT sambil berusaha memperbaiki dengan hati lembut. PASTI BERHASIL MERAIH YANG LEBIH BAIK DAN TERBAIK, insyaALLAH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Begini,</p>
<p>Mendapati pasangan selingkuh itu sengaja ditunjukkan oleh Allah SWT dengan maksud tertentu yang pasti baik. Karena itu, response kita yang baik adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. Berterimakasih kepada Allah SWT karena sudah ditunjukkan kebenaran.</p>
<p>2. Mohon selalu ditunjukkan jalan terbaik untuk mengatasi masalah yang agak rumit ini.</p>
<p>3. Hati yang sedang tidak berpihak kepada kita (tetapi kepada selingkuhannya) sulit ditaklukkan dengan kata-kata kasar dan debat sengit, jadi coba KENDALIKAN LEBIH DAHSYAT EMOSI kita. Bertambahhalusnya budi pekerti adalah nilai tambah di mata Allah SWT dan tentu saja DIA tidak akan membiarkan Anda menderita karena suami. Allah SWT akan tunjukkan jalan terbaik karena &#8220;prestasi&#8221;-mu ini, bisa lewat suami yang sadar, atau jalan lain yang terbaik buatmu.</p>
<p>4. Inget: Hati manusia itu berada di antara JEMARINYA Allah SWT. Jadi selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT sambil berusaha memperbaiki dengan hati lembut. PASTI BERHASIL MERAIH YANG LEBIH BAIK DAN TERBAIK, insyaALLAH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: asti</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-1019</link>
		<dc:creator>asti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 08:08:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-1019</guid>
		<description>Saya mengalaminya 2 thn yll. Suami ber-SMS mesra dg kenalannya di Friendster. Walaupun begitu, dia tdk mau dikatakan sbg selingkuh, karena (katanya) dia hanya iseng. Sebagai bukti dia tdk serius, dia bilang, dia tdk pernah menemui wanita itu (wanita itu tinggal di Jakarta, istri seorang pilot penerbangan nasional), padahal jarak Jakarta - Bandung (kami di Bandung) dekat. Memang pernah sekali bertemu wkt berkenalan, ketika wanita itu kebetulan menengok orangtuanya di Bandung. Pikir saya, ya belum saja, kalau tidak ketahuan, suatu saat mereka akan melakukan pertemuan2 rahasia. Apapun alasannya, bagi saya sangat menyakitkan. Saya dibohongi suami saya sendiri! Padahal selama ini saya berusaha jujur dalam segala hal, termasuk hal2 pribadi. Dia memohon diberi kesempatan sekali lagi. Saya beri dia kesempatan. Tapi bagaimanapun, rasa percaya saya padanya sudah jauh berkurang. Sayapun tdk mau seterbuka dulu lagi padanya. Ada hal2 yg saya sembunyikan. Untuk apa saya jujur? Dia juga telah membohongi saya! Satu hal lagi, sekarang sering timbul rasa menyesal pernah berkenalan dg suami saya. Seandainya dulu saya tdk pernah mengenalnya, saya tdk akan menderita spt ini (saya menjadi pasien psikolog selama 1 tahun -memang atas anjuran suami,krn 2 bulan pertama setelah kejadian, saya murung dan mengurung diri di kamar terus menerus).  Walaupun suami saya berusaha dg segala cara mengembalikan kepercayaan saya padanya, sepertinya itu sia-sia, saya tdk pernah bisa mempercayainya lagi dan dia tahu itu. Saya bersedia menerima dia kembali hanya demi anak-anak dan sedikit sisa rasa sayang saya padanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengalaminya 2 thn yll. Suami ber-SMS mesra dg kenalannya di Friendster. Walaupun begitu, dia tdk mau dikatakan sbg selingkuh, karena (katanya) dia hanya iseng. Sebagai bukti dia tdk serius, dia bilang, dia tdk pernah menemui wanita itu (wanita itu tinggal di Jakarta, istri seorang pilot penerbangan nasional), padahal jarak Jakarta &#8211; Bandung (kami di Bandung) dekat. Memang pernah sekali bertemu wkt berkenalan, ketika wanita itu kebetulan menengok orangtuanya di Bandung. Pikir saya, ya belum saja, kalau tidak ketahuan, suatu saat mereka akan melakukan pertemuan2 rahasia. Apapun alasannya, bagi saya sangat menyakitkan. Saya dibohongi suami saya sendiri! Padahal selama ini saya berusaha jujur dalam segala hal, termasuk hal2 pribadi. Dia memohon diberi kesempatan sekali lagi. Saya beri dia kesempatan. Tapi bagaimanapun, rasa percaya saya padanya sudah jauh berkurang. Sayapun tdk mau seterbuka dulu lagi padanya. Ada hal2 yg saya sembunyikan. Untuk apa saya jujur? Dia juga telah membohongi saya! Satu hal lagi, sekarang sering timbul rasa menyesal pernah berkenalan dg suami saya. Seandainya dulu saya tdk pernah mengenalnya, saya tdk akan menderita spt ini (saya menjadi pasien psikolog selama 1 tahun -memang atas anjuran suami,krn 2 bulan pertama setelah kejadian, saya murung dan mengurung diri di kamar terus menerus).  Walaupun suami saya berusaha dg segala cara mengembalikan kepercayaan saya padanya, sepertinya itu sia-sia, saya tdk pernah bisa mempercayainya lagi dan dia tahu itu. Saya bersedia menerima dia kembali hanya demi anak-anak dan sedikit sisa rasa sayang saya padanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ella</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-979</link>
		<dc:creator>ella</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 01:44:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-979</guid>
		<description>memang sakit rasanya klau suami kita selingkuh, trus terang saya baru rasakan dihianati. saya bigung jalan apa yang harus saya ambil untuk menghadapinya saya sudah ckup bersabar menghadapi smua ini . saya sudah bicarakan sama suami saya tapi slalu da blang biarkan saya sendiri , saya ikutkan maunya untuk berfikir tapi dia enak2 menelpon sama selingkuhnya itu.saya kecewa sekali melihat smsnya yang panggil sayang betapa hancurnya hatiku dibohongi. saya trus bicara sama suamiku saya maafkan tentang perselingkuhanmu tapi tolong jangan ko ulangi lagi tapi suamiku cuman diam saja. saya cuman minta solusi jalan apa yang harus saya ambil menghadapi suamiku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang sakit rasanya klau suami kita selingkuh, trus terang saya baru rasakan dihianati. saya bigung jalan apa yang harus saya ambil untuk menghadapinya saya sudah ckup bersabar menghadapi smua ini . saya sudah bicarakan sama suami saya tapi slalu da blang biarkan saya sendiri , saya ikutkan maunya untuk berfikir tapi dia enak2 menelpon sama selingkuhnya itu.saya kecewa sekali melihat smsnya yang panggil sayang betapa hancurnya hatiku dibohongi. saya trus bicara sama suamiku saya maafkan tentang perselingkuhanmu tapi tolong jangan ko ulangi lagi tapi suamiku cuman diam saja. saya cuman minta solusi jalan apa yang harus saya ambil menghadapi suamiku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vivi</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/22/tips-menghadapi-suami-istri-atau-pasangan-selingkuh/comment-page-1/#comment-975</link>
		<dc:creator>vivi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 04:55:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=673#comment-975</guid>
		<description>sungguh amat menyakitkan ...,terlebih suami tidak mengakuinya..
krn semua di password tidak ada yg bisa lihat black berry nya..
tp ciri2nya semua terlihat dengan jelas....
setengah jiwa ini pergi....tiada berdaya....
apa yg harus saya lakukan....?? semua terlihat salah di mata suami...
ingin rasanya pergi ..pergi ...entah kemanaaa...
tidak kuat menanggung penderitaan ini....
saya butuh teman untuk sharing....tq</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sungguh amat menyakitkan &#8230;,terlebih suami tidak mengakuinya..<br />
krn semua di password tidak ada yg bisa lihat black berry nya..<br />
tp ciri2nya semua terlihat dengan jelas&#8230;.<br />
setengah jiwa ini pergi&#8230;.tiada berdaya&#8230;.<br />
apa yg harus saya lakukan&#8230;.?? semua terlihat salah di mata suami&#8230;<br />
ingin rasanya pergi ..pergi &#8230;entah kemanaaa&#8230;<br />
tidak kuat menanggung penderitaan ini&#8230;.<br />
saya butuh teman untuk sharing&#8230;.tq</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
