Obesitas atau kegemukan bisa menimpa siapa saja, orang dewasa ataupun anak anak. Obesitas dapat menimbulkan masalah buruk pada anak, seperti kesehatan ataupun masalah sosial saat berhubungan dengan teman teman. Selain itu, individu yang menderita obesitas ketika kecil, berpotensi menderita obesitas saat berusia dewasa, dan berisiko mengalami sejumlah masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung dan stroke.
Kelebihan berat badan dapat dihindari sejak dini. Berikut ini adalah sejumlah cara pencegahan obesitas pada anak berdasarkan kategori usia:
- Usia 0-1 tahun
Menyusui ternyata mampu mencegah kelebihan berat badan pada bayi. Meskipun mekanisme pastinya tidak diketahui, bayi yang mendapatkan ASI dipercaya lebih mampu mengontrol asupan makanan dan mengikuti insting laparnya.
- Usia 2-6 tahun
Mulailah mengajarkan si kecil kebiasaan makan yang baik dengan memperkenalkan berbagai variasi makanan sehat. Dorong anak menjadi aktif dan bantu dia membangun berbagai keahlian.
- Usia 7-12 tahun
Dorong anak agar rajin melakukan aktivitas fisik setiap hari, misalnya bermain sepak bola bersama teman-teman sebaya, bermain basket, atau bermain sepeda. Jika mungkin, bisa juga mendaftarkannya sebagai anggota salah satu klub olahraga.
Di rumah pun, jangan biarkan anak bermalas-malasan tanpa melakukan sesuatu. Ajak mereka melakukan aktivitas fisik, misalnya membereskan rumah, bermain di halaman, dan lain sebagainya.
- Usia 13-17 tahun
Anak remaja biasanya sangat menyukai fast food, tapi coba mengubah kecenderungan tersebut dengan memberikan pilihan kudapan yang lebih sehat, seperti roti lapis isi ayam panggang dan salad. Selain itu, pastikan untuk membatasi jatah kalori dengan menyajikan porsi kecil setiap kali makan. Jangan lupa, dorong pula mereka agar lebih aktif setiap harinya.
- Segala usia
Kurangi interaksi dengan televisi, komputer, dan video games, serta hindari menyantap makanan di depan layar kaca. Sajikan beragam pilihan makanan sehat dan jadikan aktivitas makan sebagai bagian dari ritual kebersamaan anggota keluarga.
Hidangkan buah sebagai pengganti camilan, dan pastikan mereka menyantap buah dan sayur dalam porsi cukup. Selain itu batasi konsumsi minuman yang mengandung gula atau pemanis buatan. Jangan lupa sajikan sarapan sehat setiap pagi.
Sumber : waspada.co.id
Tips: tips mencegah obesitas




































































January 11th, 2010 at 2:12 am
salam shabaat
wah artikelnya bagus mas iksan…setahu saya obesitas bila tidak bisa mencegahnya menimbulkan over higt qualition alias opo hayo?????good posting n good luck ya
July 28th, 2011 at 8:19 am
iya banyak sekarang anak kecil sdh obesitas maka dari itu sejak kecil anak saya saya beri kegiatan olahraga dan mengurangi makanan yg manis manis
July 28th, 2011 at 9:50 am
iya memang fast food memacu anak jd obesitas ya…selain itu susu yang terlalu manis juga membuat anak jd obesitas krn anakku suka bgt minum susu aku berikan susu yg ga ada gula tambahannya
July 28th, 2011 at 9:52 am
iya sie saya selalu menyediakan cemilan yang saya bikin sendiri dan lebih baik ngemil buah ya drpd makanan yg banyak bahan pengawetnya
July 28th, 2011 at 12:29 pm
Artikel yang bagus nih…TQ yah
mau menambahkan sedikit nih ka…
jajanan juga bisa membuat obesitas, karena biasanya kan sekarang jajanan pakai gula tambahan tuh. sama minuman2 instan juga deh. gulanya banyak banget.
July 28th, 2011 at 12:59 pm
untuk anak balita,sesudah asi sebaiknya diberikan susu yang tidak ada kandungan gula tambahannya,seperti anmum essential..untuk meminimalkan resiko obesitas..
July 28th, 2011 at 1:03 pm
mencegah obesitas sebaiknya pake cara yg alami aja…mulai dari berolahraga, makan scara teratur, makan sayur buah tiap hari, minum susu bebas gula <—- penting untuk anak kecil ni…..semoga berhasil
July 28th, 2011 at 1:14 pm
Iya benar itu, memang mestinya yang paling baik yah masak sendiri. trus kalau terpaksany beli yang kemasan lebih baik cek label.
seperti susu kan gak mungkin masak sendiri..jadi lebih baik cari yang no added sugar deh
July 28th, 2011 at 1:31 pm
obesitas buat anak awalnya dari susu yg pake gula tambahan dan untuk mencegahnya sebaiknya pilih susu bebas gula tambahan dan makan yg teratur dgn menu yg bergizi
July 28th, 2011 at 1:37 pm
cegah obesitas dgn olahraga teratur dan konsumsi makanan yg banyak mengandung serat alami….
July 28th, 2011 at 1:46 pm
memang bahaya bgt nih klo da obesitas, bisa kena diabetes, kolestrol, sakit jantung. Makanya perlu dijaga asupan gula pada anak, itu alasannya knp anak yg minum sufor lebih gemuk drpd yg minum asi, karna adanya gula tambahan pada sufor
July 28th, 2011 at 1:48 pm
info yg bagus sekali karena sekarang ini makin banyak yang obesitas dari kecil.
kita memang harus membiasakan anak hidup sehat dari sejak usia dini.
anak saya tidak saya biasakan konsumsi yg manis2, bahkan untuk susunya saya beri susu anmum essential yg kadar gula tambahannya 0 gram
July 28th, 2011 at 1:49 pm
Asi memang yg terbaik untuk anak, selain menjaganya dr bahaya obesitas, juga menjaga daya tahan tubuhnya. Tp setelah umur 2 thn mau ga mau anak sedah lepas dr asi, setelah itu ortu harus pinter2 pilih sufor buat anak, sebaiknya yg tanpa gula tambahan agar anak tidak terkena resiko obesitas
July 28th, 2011 at 1:51 pm
kebiasaan ngemil memang ga bagus buat anak, apalagi kerjanya cuma duduk manis di depan tv sambil ngemil, wah lama2 bisa obesitas tuh.
July 28th, 2011 at 5:51 pm
hindari gula berlebih bun, mendingan buat cemilan sendiri aja deh, jadi kita bisa ukur tindak kemanisan yang mau dikasih ke si kecil.
July 28th, 2011 at 6:57 pm
agar tidak beresiko obesitas,maka harus dibatasi konsumsi makanan/minuman yang mengandung gula tambahan..
karena gula tambahan ditubuh akan tertumpuk jadi lemak jika berlebih dari yg dibutuhkan tubuh..
July 28th, 2011 at 7:37 pm
- Usia 0-1 tahun
Menyusui ternyata mampu mencegah kelebihan berat badan pada bayi. Meskipun mekanisme pastinya tidak diketahui, bayi yang mendapatkan ASI dipercaya lebih mampu mengontrol asupan makanan dan mengikuti insting laparnya. —-> bagaimana dengan anak yang memang sudah mengkonsumsi susu formula dari bayi / dari lahir?? apakah akan lebih besar resiko terkena obesitas?
July 28th, 2011 at 7:42 pm
- Usia 2-6 tahun
Mulailah mengajarkan si kecil kebiasaan makan yang baik dengan memperkenalkan berbagai variasi makanan sehat. Dorong anak menjadi aktif dan bantu dia membangun berbagai keahlian. –> anakku susah banged untuk makan, dan susah untuk mencoba menu baru. makanan kesukaannya itu telur! jadi paling banter aku bisa mengakali telur dengan brokoli dicincang2 supaya juga dapat gizi dari sayurnya. dan aku berikan juga susu biasanya untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, tapi juga pilih2 susunya bun jangan yang bikin anak obesitas.
July 28th, 2011 at 7:45 pm
selain dari makanan obesitas bisa dipacu dari apa lagi yah bun? dan bagaimana cara mengatasi obesitas bagi anak yang sudah terlanjur obesitas?