<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TipsKeluarga.Com &#187; Anak-anak</title>
	<atom:link href="http://www.tipskeluarga.com/category/child/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tipskeluarga.com</link>
	<description>Tips for Family</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Aug 2011 02:41:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2</generator>
		<item>
		<title>Tips Mencegah Penculikan Anak</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2010/07/22/tips-mencegah-penculikan-anak/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2010/07/22/tips-mencegah-penculikan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 03:27:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips mencegah penculikan anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=1375</guid>
		<description><![CDATA[Masih inget dibenak kita, belakangan ini sering terjadi penculikan terhadap anak. Penculikan pada anak bisa dilakukan oleh orang yang dikenal oleh anak maupun oleh orang asing. Penculikan biasanya terjadi dikarenakan ada kelengahan dari orang tua atau pengasuh anak. Oleh karena itu anak harus diberikan pengertian dan pengetahuan untuk mencegah terjadinya penculikan terhadap anak baik itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a title="mencegah penculikan" href="http://www.tipskeluarga.com/wp-content/uploads/2010/07/penculikan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1378" style="margin: 3px;" title="penculikan" src="http://www.tipskeluarga.com/wp-content/uploads/2010/07/penculikan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Masih inget dibenak kita, belakangan ini sering terjadi penculikan terhadap anak. Penculikan pada anak bisa dilakukan oleh orang yang dikenal oleh anak maupun oleh orang asing.</p>
<p style="text-align: justify;">Penculikan biasanya terjadi dikarenakan ada kelengahan dari orang tua atau pengasuh anak. Oleh karena itu anak harus diberikan pengertian dan pengetahuan untuk mencegah terjadinya penculikan terhadap anak baik itu anak sendiri atau saudara kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini tips menghindari penculikan pada anak :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Waspada. </strong><br />
Ingatkan kepada anak untuk selalu waspada terhadap orang yang belum dikenal. Ajarkan kepada anak untuk menolak jika diberikan hadiah, makanan atau diajak oleh orang lain yang tidak dikenal. Kalau perlu ajarkan anak untuk tidak <span id="more-1375"></span>berbicara dengan orang asing yang tidak dikenal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komunikasi dengan sekolah.</strong><br />
Tetap lakukan komunikasi dengan sekolah, anda harus mengetahui kapan waktu sekolah masuk dan keluar. Orang tua juga harus tau siap nanti yang mengantar jemput anak. Jika anak pulang sendiri, ajarkan untuk waspada kepada orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berikan informasi kepada anak.</strong><br />
Berikan informasi lengkap kepada anak untuk mengatasi saat anak terpisah dengan orang tua. Berikan informasi nama orangtua, alamat rumah dan nomor telepon orang tua atau telepon rumah. Ajarkan pada anak agar tidak sembarang memberikan informasi tersebut kepada orang lain yang tidak dikenal untuk mencegah agar tidak disalah gunakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jangan menggunakan perhiasan dan barang berharga. </strong><br />
Sebaiknya anak tidak memakai perhiasan saat diluar rumah. Anak juga tidak perlu diberikan barang berharga seperti ponsel mahal atau blackbery saat berjalan sendiri diluar rumah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berteriak.</strong><br />
Ajarkan pada anak untuk berteriak minta tolong sekeras-kerasnya dan berlari ketempat warga jika ada yang memaksa ikut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2010/07/22/tips-mencegah-penculikan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Berbicara Sex Pada Anak</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/15/tips-berbicara-sex-pada-anak/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/15/tips-berbicara-sex-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 18:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips berbicara sex kepada anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Pengetahuan sex pada anak saat ini cenderung diluar dugaan orang tua. Mereka lebih banyak mengerti soal sex lebih mendalam, dibandingkan dengan masa kanak-kanak kita di masa lampau. Penyebabnya adalah oleh faktor lingkungan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan anak terjerumus ke hal yang tidak diinginkan. Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang dapat membahayakan anak maka orang tua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pengetahuan sex pada anak saat ini cenderung diluar dugaan orang tua. Mereka lebih banyak mengerti soal sex lebih mendalam, dibandingkan dengan masa kanak-kanak kita di masa lampau. Penyebabnya adalah oleh faktor lingkungan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan anak terjerumus ke hal yang tidak diinginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang dapat membahayakan anak maka orang tua harus bersedia menemani anak, berkomunikasi dan memberikan pengertian kepada anak tentang sex. Saat ini banyak orang tua yang merasa ragu untuk membicarakan masalah sex kepada anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, berikut ini adalah tips untuk dijadikan panduan bagi orang tua dalam berbicara sex kepada anak :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Kenalkan sex kepada anak sejak usia dini. Tidak perlu menunggu usia remaja atau dewasa.</li>
<li>Tanamkan nilai-nilai <span id="more-833"></span>agama kepada anak Anda.</li>
<li>Gunakan nama yang sebenarnya, untuk bagian-bagian yang pribadi.</li>
<li>Mencoba untuk jujur dan terbuka kepada anak. Biarkan juga anak berbicara terbuka dengan orang tua.</li>
<li>Berkomunikasilah dengan anak dengan gaya bahasa yang sesuai dengan usia mereka.</li>
<li>Berikanlah contoh yang baik kepada anak.</li>
<li>Hormati privasi anak, tetapi orang tua tetap memperhatikan tingkah laku anak.</li>
<li>Jika Anda tidak dapat menjawab pertanyaan anak, katakan sejujurnya dan cobalah mencari jawaban bersama dengan anak.</li>
<li>Ikuti perkembangan anak, dan awasi proses perubahan pada anak Anda. Orang tua memberikan informasi dan pengertian jika dipandang perlu.</li>
</ul>
<p>Sumber :<br />
Dari berbagai sumber,<br />
Sumber utama majalah Parents guide, Jan 07</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/15/tips-berbicara-sex-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah dan Mengatasi Cacingan</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/02/mencegah-dan-mengatasi-cacingan/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/02/mencegah-dan-mengatasi-cacingan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 00:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips mencegah dan mengatasi cacingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata penyakit cacingan ini sangat mudah menular dari satu orang ke orang lain. Untuk mencegah cacingan, kita perlu mengetahui penyebab timbulnya penyakit cacingan. Penularan cacingan dapat melalui makanan kotor yang tercemar oleh larva cacing. Cacingan juga dapat menyebar melalui lantai atau tanah yang tercemar, terutama oleh kotoran manusia. Cacing masuk melalui pori-pori kulit, lewat kaki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-935" style="margin: 3px;" title="cacing" src="http://www.tipskeluarga.com/wp-content/uploads/2009/04/cacing-150x150.jpg" alt="cacing" width="120" height="120" />Ternyata penyakit cacingan ini sangat mudah menular dari satu orang ke orang lain. Untuk mencegah cacingan, kita perlu mengetahui penyebab timbulnya penyakit cacingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Penularan cacingan dapat melalui makanan kotor yang tercemar oleh larva cacing. Cacingan juga dapat menyebar melalui lantai atau tanah yang tercemar, terutama oleh kotoran manusia.  Cacing masuk melalui pori-pori kulit, lewat kaki yang tidak menggunakan alas kaki dan menginjak larva atau telur cacing. Kemudian masuk ke pembuluh darah vena, menuju ke paru-paru. Cacing menggigit dinding usus, bertelur dan hidup di usus, dan ikut makan makanan yang sudah dicerna di dalam usus. Akibatnya nurtrisi yang mestinya dibutuhkan tubuh dihabiskan oleh cacing, maka anak menjadi kekurangan gizi, kekurangan daya tahan, kekurangan protein, kehilangan berat badan dan tentu saja mudah terkena penyakit.</p>
<p style="text-align: justify;">Ciri dari anak yang terkena cacingan diantaranya  perut buncit, gatal-gatal disekitar <span id="more-797"></span>anus, cacing dalam kotoran, anemia atau kurang darah, penyumbatan usus, kalau sudah terlalu lama badan menjadi kurus.</p>
<p style="text-align: justify;">Tips untuk mencegah timbulnya cacingan adalah :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;">Jaga kebersihan diri sendiri, terutama kuku dan tangan. Selalu cici tangan sebelum makan.</li>
<li>Selalu jaga kebersihan lingkungan.</li>
<li>Jaga kebersihan makanan, jika memang harus membeli makanan, pastikan bahwa makanan yang kita beli bersih dalam pengolahan dan penyajian makanan.</li>
<li>Saat anak bermain, selalu menggunakan alas kaki seperti sepatu atau sandal. Hal ini untuk mengurangi kontak langsung dengan telor cacing.</li>
<li>Cuci kaki dengan sabun setelah bermain di tempat yang kotor.</li>
<li>Minum obat cacing secara teratur, misalnya tiga atau enam bulan sekali sesuai dengan resep dokter.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2009/04/02/mencegah-dan-mengatasi-cacingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Anak Manja</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/03/04/tips-mengatasi-anak-manja/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2009/03/04/tips-mengatasi-anak-manja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 18:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak merengek]]></category>
		<category><![CDATA[Tips mengatasi anak manja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Saat anak mulai meninggalkan usia balitanya, terkadang mereka masih saja manja. Bahkan sampai usia tujuh tahun atau mereka sudah memiliki adik, terkadang mereka masih suka merengek seperti adiknya yang masih balita. Anak manja biasanya karena perlakuan orang tuanya yang terlalu berlebihan dalam menuruti semua permintaanya. Apa yang anak minta, orang tua selalu memenuhinya. Akibatnya jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat anak mulai meninggalkan usia balitanya, terkadang mereka masih saja manja. Bahkan sampai usia tujuh tahun atau mereka sudah memiliki adik, terkadang mereka masih suka merengek seperti adiknya yang masih balita.  Anak manja biasanya karena perlakuan orang tuanya yang terlalu berlebihan dalam menuruti semua permintaanya. Apa yang anak minta, orang tua selalu memenuhinya. Akibatnya jika orang tua sampai tidak memenuhi permintaanya maka anak pun merengek dan menangis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat manja anak juga terjadi dalam hal keinginan untuk selalu dekat dengan orang tua. Tidak jarang anak yang sudah dalam usia sekolah masih selalu berrebut dengan adiknya yang balita untuk mendapatkan belaian dari ibunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, apa yang harus dilakukan Anda sebagai orang tua untuk mengatasi anak yang manja?</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Orang tua harus mempunyai kemauan untuk tidak lagi memanjakan anak. Perilaku manja salah satunya karena selama ini apa saja yang mereka inginkan selalu dituruti.</li>
<li>Mulailah untuk tidak <span id="more-702"></span>memanjakan anak dan ajarkan hidup mandiri dari hal-hal yang kecil. Misalnya biasakan anak mengambil baju seragam sendiri,  mengambil makan atau minum sendiri.</li>
<li>Tindakan untuk tidak memanjakan anak seharusnya juga dilakukan oleh orang tua atau pengasuh yang lain, tidak hanya oleh satu orang saja.</li>
<li>Komunikasilah dengan anak, bahwa seharusnya untuk usia saat ini mulai mempunyai tanggung jawab. Jelaskan mengenai prioritas, bahwa tidak semua yang diinginkan harus terpenuhi.</li>
<li>Jika anak masih mengabaikan perintah orang tua dengan merengek atau menangis, berikan pengertian bahwa tindakan itu tidak benar. Berikan pelukan dan dukungan untuk menenangkan anak.</li>
<li>Orang tua harus konsisten untuk tidak memanjakan anak, tidak hanya satu atau dua hari saja lalu kembali menajakan mereka.</li>
<li>Berikanlah pujian jika anak tidak lagi merengek saat meminta sesuatu, sehingga anak mengerti bahwa orang tua senang saat dia mulai berubah.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jika anda memiliki pengalaman lain untuk mengatasi anak yang manja, sampaikan untuk disharing dengan teman-teman yang lain dibawah situ. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Sumber artikel :<br />
Dari berbagai sumber.<br />
Sumber utama,  Parenting Guide 032008.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2009/03/04/tips-mengatasi-anak-manja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Agar Anak Patuh dengan Orang Tua</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/03/tips-agar-anak-patuh-dengan-orang-tua/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/03/tips-agar-anak-patuh-dengan-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 22:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[agar anak patuh orang tua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Senang rasanya kalau mempunyai anak yang selalu menurut dengan keinginan orang tua. Tidak bandel dan bahkan mau membantu mengurangi kesibukan orang tua. Berikut ini adalah tips, agar anak taat dan menurut apa dengan orang tua : Agar anak mau menuruti orang tua, hendaknya orang tua menjadi contoh yang baik. Bagaimanapun juga anak akan sering mencontoh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senang rasanya kalau mempunyai anak yang selalu menurut dengan keinginan orang tua. Tidak bandel dan bahkan mau membantu mengurangi kesibukan orang tua.</p>
<p>Berikut ini adalah tips, agar anak taat dan menurut apa dengan orang tua  :</p>
<ul>
<li>Agar anak mau menuruti orang tua, hendaknya orang tua menjadi <span id="more-621"></span>contoh yang baik. Bagaimanapun juga anak akan sering mencontoh orang-orang disekitarnya.</li>
<li>Untuk menyuruh melakukan sesuatu pada anak, lakukan dengan cara yang baik, misalnya dengan kata tolong, bantuin mama atau papa dong, dan sebagainya.</li>
<li>Berikan pujian pada anak jika anak telah melakukan sesuatu hal yang baik. Anak akan senang kalau dipuji dan merasa bahwa apa yang dilakukannya telah menyenangkan orang tua.</li>
<li>Buat agar kegiatan yang diberikan pada anak jadi menyenangkan, misalnya dengan mengajak anak merapikan mainan sambil bermain atau bernyanyi.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2009/02/03/tips-agar-anak-patuh-dengan-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mendidik Anak Tidak Boros</title>
		<link>http://www.tipskeluarga.com/2009/01/22/tips-mengatasi-boros-pada-anak/</link>
		<comments>http://www.tipskeluarga.com/2009/01/22/tips-mengatasi-boros-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 22:05:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tipskeluarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi anak boros]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi anak suka jajan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tipskeluarga.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Kasih sayang orang tua terhadap anak memang tidak ada batasnya. Namun kasih sayang terhadap anak bukan berarti semua yang diinginkan oleh anak mesti dipernuhi oleh orang tua. Orang tua juga mesti mempertimbangkan apa yang sebaiknya dipenuhi dari permintaan si anak, apa yang mesti ditunda dilain waktu, serta apa yang tidak harus diberikan. Tanpa memikirkan prioritas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-937" style="margin: 2px;" title="jajanan anak" src="http://www.tipskeluarga.com/wp-content/uploads/2009/01/jajanan-anak.jpg" alt="jajanan anak" width="89" height="90" />Kasih sayang orang tua terhadap anak memang tidak ada batasnya. Namun kasih sayang terhadap anak bukan berarti semua yang diinginkan oleh anak mesti dipernuhi oleh orang tua. Orang tua juga mesti mempertimbangkan apa yang sebaiknya dipenuhi dari permintaan si anak, apa yang mesti ditunda dilain waktu, serta apa yang tidak harus diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa memikirkan prioritas untuk anak, apa yang diminta langsung diberi, maka tidak jarang anak semakin lama justru akan menjadi manja. Semua keinginan harus dituruti, entah itu sebenarnya bermanfaat atau enggak untuk mereka. Akibatnya pengeluaran keluarga juga menjadi semakin tidak terkendali. Untuk mengatasi perilaku boros pada anak, simak tips berikut :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Sebelum mengajarkan perilaku hemat pada anak, orang tua sebaiknya memberikan contoh pada anak agar tidak boros atau berlaku konsumtif. Bagaimanapun juga anak akan meniru apa yang ada dilingkungan dekatnya terlebih dahulu, termasuk oran tua.</li>
<li>Jika anak menginginkan beberapa barang sekaligus, tanyakan pada anak barang mana yang <span id="more-584"></span>urgent untuk saat ini, buat urutan skala prioritas. Beritahukan pada anak bahwa tidak semua keinginan itu harus dipenuhi saat ini, tetapi pilih barang mana yang ditamakan segera dimiliki untuk saat ini, tentu menyesuaikan dengan dana yang tersedia.</li>
<li>Tidak semua barang yang diinginkan anak mesti dipenuhi. Saat ini banyak permintaan oleh anak yang tidak semestinya harus dituruti, misalnya anak Anda yang masih SD minta dibelikan HP karena melihat teman kelasnya membawa HP. Orang tua harus dapat menjelaskan bawah barang tersebut tidak perlu untuk saat ini, bahkan malah kemungkinan akan mengganggu belajar.</li>
<li>Ajarkan pada anak untuk mengatur keuangan sendiri. Orang tua mencoba memberikan uang saku pada anak untuk jangka waktu satu minggu sekaligus. Disitu anak diajarkan tanggung jawab mengatur keuangannya sendiri, dan mencoba berhemat.</li>
<li>Pujilah anak Anda jika telah berhasil mengatur keuangan sendiri sesuai waktu yang telah ditentukan.</li>
<li>Selalu konsisten dengan peraturan yang ada, jangan sampai Ibu membatasi uang saku, tetapi Ayah malah memenuhi apa saja keinginan anak. Bicarakan rencana tersebut dengan pasangan dan pengasuh Anda.</li>
<li style="text-align: justify;">Jangn lupa, ajarkan juga kepada Anak untuk menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung, misalnya untuk memberi barang-barang yang selama diinginkan anak dikemudian hari.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tipskeluarga.com/2009/01/22/tips-mengatasi-boros-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

